Rabu, 25 Mei 2011

The Classic (2003)

Hangul: 클래식
RR: Keulraesik
Sutrdara: Kwak Jae Young
Produser: Jee Yeong-joon, Lee Jae-soon
Penulis Skenario: Kwak Jae-yong
Pemain: Son Ye Jin, Jo Seung Woo, Jo In Sung
Musik:Jo Yeong Wook, Choi Seung Hyun
Sinematografi: Lee Joon-kyoo
Editing: Kim Sang-beom Kim Jae-beom
Studio: Egg Films
Tanggal Rilis: 30 Januari 2003 (Korea Selatan )
Waktu: 127 menit

Film ini bercerita tentang kisah cinta parallel antara ibu dan putrinya. Kisah ibunya diceritakan bertahap secara flashback.
Film ini di buka dengan saat sekarang, dimana sang putri Ji Hye (Son Ye Jin) sedang membersihkan rumahnya dan mendapatkan sebuah kotak berisi penuh dengan surat-surat tua dan buku harian yang menceritakan kisah hidup ibunya Joo Hee (juga dimainkan oleh Son Ye Jin). Secara berkala di film, Ji Hye membaca satu surat dimana memulai flashback tentang satu kisah ibunya. Flashback ini secara tidak langsung berhubungan dengan kisah Ji Hye sendiri saat dirinya jatuh cinta dengan teman sekampusnya Sang Min (Ji In Sung) yang sama-sama mengambil jurusan teater dengannya.
Sang ibu Joo Hee, mengunjungi desa tempat asal orang tuanya saat musim panas dan akhirnya bertemu dengan Joon Ha (Jo Seung Woo). Awalnya mereka berdua berteman biasa dan bersama-sama mereka menjelajahi desa, Joon Ha yang sangat mengenal desa itu membawa Joo Hee bermain di dekat sungai dimana menjadi tempat spesial yang selalu mereka berdua kenang. Saat keduanya akan pulang, mereka justru dihadang oleh badai yang tiba-tiba datang. Mereka berdua berlindung di bawah pohon saat badai tiba dan setelah badai berakhir dalam perjalanan pulang, Joo Hee tidak sengaja justru mencederai kakinya dan tidak dapat berjalan. Joon Ha pun mengendongnya di punggung dan berusaha untuk pulang yang akhirnya membuat orang tua Joo Hee semakin marah karena Joo Hee pergi tanpa izin orang tuanya dan pulang dengan terluka. Sebelum mereka berpisah, Joo Hee memberikan sebuah kalung kepada Joon Ha yang selalu dijaganya sebagai kenangan ketika mereka bersama.
Sayangnya, ketika cinta mulai tumbuh diantara mereka, kemunculan pihak ketiga membuat hubungan mereka tidak dapat berlangsung. Joo hee telah berjanji kepada orang tuanya untuk menikahi Tae Soo (Lee Ki Woo), yang justru merupakan sahabat Joon Ha. Bahkan Tae Soo yang tidak mengetahui isi hati Joon Ha juga meminta bantuannya untuk mendekati Joo Hee. Tapi ketika Tae Soo mengetahui bahwa Joo Hee dan Joon Ha saling menyukai justru membantu mereka saling berkomunikasi secara rahasia dengan membiarkan surat yang ditulis oleh Joon Ha untuk Joo Hee menggunakan namanya. Namun saat ayah Tae Soo mengetahui hal ini, dia justru memukul Tae Soo habis-habisan. Tae soo pun mencoba bunuh diri dan gagal, tujuannya adalah dengan mengorbankan dirinya agar kedua temannya dapat bersama.
Sementara itu di kehidupan sekarang, Ji Hye yang jatuh cinta pada Sang Min harus memendam perasaannya karena temannya Soo Kyeong juga menyukai Sang Min namun sepertinya Sang Min tidak menyadari hal itu. Berulang kali Ji Hye harus menahan rasa sakit karena melihat Soo Kyeong yang terang-terangan menunjukkan rasa sukanya dengan terus menempel pada Sang Min. Ji Hye pun dengan rela menulis surat yang ditujukan kepada Sang Min atas nama Soo Kyeong sahabatnya. Saat valentine tiba, Sang Min memberikan keduanya hadiah tapi Soo Kyeong yang lebih tertarik dengan hadiah Ji Hye meminta mereka bertukar hadiah yang lalu dengan sangat terpaksa disetujui oleh Ji Hye karena tidak ingin mengecewakan sahabatnya. Ji Hye yang hanya dapat memandang Sang Min dari jauh, tidak dapat mengungkapkan isi hatinya pada siapapun. Satu saat ketika hujan dan Ji Hye sedang berteduh di bawah pohon, dia justru bertemu dengan Sang Min yang juga sedang menunggu hujan berhenti. Akhirnya karena hujan yang tidak kunjung reda mereka berdua memutuskan berlari menerjang hujan di bawah jaket Sang Min bersama-sama. *best romantic scene ever*
Kembali ke masa lalu, Joon ha yang merasa bersalah karena sahabatnya yang memutuskan bunuh diri demi dirinya dan Joo Hee yang juga memendam rasa bersalah akhirnya memutuskan untuk berpisah. Untuk mengurangi rasa sakit Joo Hee, Joon Ha pun memutuskan bergabung dengan militer dan berangkat ke Vietnam. Di saat perang berlangsung, Joon Ha kehilangan penglihatannya saat berusaha mengambil kalung yang diberikan oleh Joo Hee karena serpihan bom yang merusak matanya. Ketika dirinya kembali ke Korea, dia bertemu lagi dengan Joo Hee dan berusaha menyembunyikan kebutaannya lalu mencoba meyakinkan Joo Hee bahwa dirinya telah menikah juga berharap Joo Hee dapat terus melanjutkan hidupnya. Dengan hati yang terluka karena hubungan keduanya tidak berhasil, Joo Hee pun berusaha menata hatinya dan menikah dengan Tae Soo. Setelah mereka menikah beberapa tahun dan memiliki seorang putri Ji Hye, Joo Hee tiba-tiba di kunjungi oleh teman Joon Ha yang membawa pesan terakhir Joon Ha sebelum meninggal yaitu abunya dapat dibuang oleh Joo Hee di sungai ketika pertama kali mereka bertemu dulu. Dia lalu menyadari bahwa dulu Joon Ha sebenarnya belum menikah sebelum Tae Soo dan Joo Hee menikah. Dia juga diberitahukan bahwa Joon Ha memiliki seorang anak laki-laki yang sekarang menjadi yatim piatu. Hal ini membuat hatinya semakin sakit dan menangisi kematian Joon Ha.
Di saat ini, kisah cinta Ji Hye pun belum selesai. Ji Hye yang berusaha menyembunyikan perasaannya justru semakin tersiksa karena tidak dapat mengutarakannya pada Sang Min. Sang Min yang tidak tahan melihat sikap Ji Hye akhirnya memberitahukan perasaannya yang sesunguhnya ke Ji Hye bahwa selama ini dirinya juga sangat mencintai Ji Hye. Perasaannya selama ini merupakan cermin dari perasaan Ji Hye sendiri. Dari situ semuanya pun terbongkar bahwa ketika hujan dan mereka berdua berteduh di bawah pohon bersama bukanlah suatu kebetulan karena sebenarnya Sang Min yang melihat Ji Hye berteduh di bawah pohon dari sebuah toko yang tidak jauh dari pohon tempat Ji Hye berteduh justru sengaja meninggalkan payung di toko tersebut sehingga dia dapat berada di bawah pohon yang sama dengan Ji Hye sambil berpura-pura menunggu hujan berhenti. Hadiah yang diberikannya kepada Ji Hye dan Soo Kyeong pun sebenarnya dia sengaja menukarnya sebelum diberikan kepada keduanya karena Sang Min tahu bahwa Soo Kyeong justru akan meminta Ji Hye bertukar hadiah dengannya. Jadi hadiah yang sekarang ada pada Ji Hye memang ditujukan untuk dirinya dari semula.
Ji Hye akhirnya bercerita tentang kisah ibunya kepada Sang Min di tepi sungai tempat kenangan ibunya dan Joon Ha. Diam-diam Sang Min mengalungkan sebuah kalung ke leher Ji Hye saat Ji Hye selesai bercerita. Ternyata kalung itu adalah kalung yang diberikan oleh Joo Hee saat dirinya bertemu dengan Joon Ha dulu. Rupanya selama ini kalung tersebut di pegang oleh Sang Min, putra Joon Ha dan berharap satu saat nanti dapat memberikan kalung itu pada gadis yang dicintainya. Sekarang cinta itu telah sempurna karena putri Joo Hee dan putra Joon ha akhirnya jatuh cinta dan bersama.
Film ini merupakan salah satu karya sutradara pencetak film box office Korea yaitu Kwak Jae Young yang juga menyutradarai film box office lain seperti Watercolor Painting in a Rainy Day (1989), Autumn Trip (1992), Watercolor Painting in a Rainy Day 2 (1993), My Sassy Girl (2001), Windstruck (2004), My Mighty Princess (2007), Cyborg She (2008).
Beberapa scene dengan latar belakang kampus Ji Hye diambil di berbagai univerisas di Korea, seperti adegan perpustakaan di ambil di Universitas Kyung Hee. Ada beberapa kesamaan antara kisah flashback dan kisah sekarang. Di flashback, Joon Ha menulis surat dengan nama temannya Tae Soo yang ditujukan ke gadis yang sama-sama mereka cintai. Sedangkan saat ini, Ji Hye menulis surat atas nama temannya kepada pria yang juga sama-sama mereka cintai. Di flashback, Joo Hee memiliki teman wanita yang sangat menggangu yang justru dijodohkan dengan Joon ha saat sekarang Ji Hye juga memiliki seorang teman yang sangat menggangu hubungannya dengan Sang Min. Joo Hee dan Ji Hye keduanya juga menerima puisi yang sama dari pria yang mereka cintai dan berawal dengan “Ketika matahari bersinar…”
Son Ye Jin menerima beberapa penghagaan karena perannya di film ini seperti:
• Daejong sang Awards ke 40 tahun 2003: Aktris Terbaik (The Classic)
• Baeksang Arts Awards ke 39 tahun 2003: Aktris Pendatang Baru Terbaik (The Classic)
• 2003 Blue Draon Film Awards ke 24tahun 2003 – Artis Terfavorit (The Classic, Crazy First Love)
• Moscow International Love Movie Awards ke 9 tahun 2004: Pasangan Terbaik (The Classic)
The Classic juga dinominasikan di Hong Kong Film Awards dalam kategori Film Terbaik Asia tahun 2004
Music
Film ini dilengkapi dengan soundtrack yang sangat indah dan merupakan ciri khas dari film-film karya Kwak Jae Young.
• 그랬나봐 ("Geuraetna pwa" - World without love) - Kim Hyung Joong
• 고백 ("Gobaek" - Confession) - Delispice – saat scene dalam galeri seni
• 너에게 난 나에게 넌 ("Neoehgeh nan naehgeh neon" - I am yours, you are mine) - Jatanpung – saat scene berlari dalam hujan
• 너무 아픈 사랑은 사랑이아니었음을 ("Neomu apeun sarangeun sarangee anieosseumeul" - It wasn't love if it hurt so much) – Kim Kwang Suk – saat scene di kereta dan pertemuan terakhir
• 사랑하면 할수록 ("Saranghamyon halsoorok" - If we are in love, then...) – dimainkan dengan instrument berbeda selama film. Di bagian akhir film dinyanyikan oleh Han Song Min. Lagu ini juga terdapat versi mandarin dengan judul " Hui Se Kong Jian" (灰色空間) yang dinyanyikan oleh penyanyi, actor, dan MC Taiwan Show Luo sebagai soundtrack drama Taiwan "The Outsider II".
Piano yang dimainkan oleh Joo-Hee adalah Beethoven Piano Sonata 8, movement 2 Pathetique Sonata.
Canon In D nya Pachelbel juga dimainkan sebagai background musik di film ini dan juga menjadi salah satu soundtrack dalam film My Sassy Girl.
Cast
• Son Ye-jin - Ji-hye and Joo-hee (Ibu Ji-hye)
• Jo Seung-woo - Joon-ha
• Jo In-seong - Sang-min
• Lee Ki-woo - Tae-soo (teman Joon-ha)
• Lee Soo-in - Soo-kyeong (teman Ji-hye)
• Seo Yeong-hee - Na-hee (teman Joo-hee)
• Lim Ye Jin – Penjaga Toko

OST
MV
Trailer
Watch Streaming With Eng Subs I
Watch Streaming With Eng Subs II
Watch Streaming With Eng Subs III
Watch Streaming With Eng Subs IV

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar